Beranda / Uncategorized / Truk Terbuka Angkut Sampah, Limbah Kembali Berceceran di Jalan Raya

Truk Terbuka Angkut Sampah, Limbah Kembali Berceceran di Jalan Raya

Sorottajam.my.id, SAMBAS — Upaya menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Sambas tampaknya masih jauh dari kata ideal. Pasalnya, proses pengangkutan limbah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) justru memicu masalah baru akibat penggunaan armada yang dinilai tidak sesuai standar.

Alih-alih membuat lingkungan bersih, sampah-sampah yang diangkut justru terpantau berceceran kembali di jalan raya. Kondisi ini memantik kritik tajam dari masyarakat pengguna jalan yang merasa dirugikan.

Salah seorang warga setempat, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi kenyamanan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pola kerja pengangkutan sampah tersebut. Ia menyoroti penggunaan truk bak terbuka biasa yang tidak dilengkapi pelindung atau penutup yang memadai.

“Sampah-sampah itu berceceran lagi ke jalan. Truk yang dipakai untuk mengangkut adalah truk terbuka, bukan truk sampah tertutup atau setidaknya ditutup rapat sebagaimana mestinya,” ungkap sumber tersebut kepada awak media.

Penggunaan truk bak terbuka tanpa penutup (terpal/jaring) yang rapat jelas sebuah kelalaian operasional. Saat truk melaju, embusan angin dengan mudah menerbangkan sampah-sampah ringan seperti plastik dan kertas kembali ke jalanan.

Lebih dari sekadar masalah estetika, ceceran sampah dan bau tak sedap dari truk terbuka ini juga mengancam keselamatan dan kenyamanan pengendara lain, terutama pengendara sepeda motor yang berada di belakang armada tersebut.

Kondisi ini ibarat ironi dalam manajemen tata kota. Niat hati ingin membersihkan lingkungan dari tumpukan limbah, namun kelalaian dalam metode pengangkutan justru sekadar memindahkan masalah sampah ke sepanjang jalan raya raya.

Warga berharap dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas segera melek dan mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) armada pengangkutannya. Jika memang belum memiliki truk kompartemen tertutup yang ideal, setidaknya ada ketegasan terkait SOP penutupan bak truk menggunakan terpal rapat sebelum kendaraan melaju.

Kebersihan dan tata kota yang baik menuntut profesionalisme dari hulu ke hilir. Masyarakat kini menanti tindakan nyata dari pihak berwenang agar jalanan di Sambas tak lagi menjadi “korban” dari pengangkutan sampah yang asal-asalan.

Hingga berita ini diterbitkan, masih belum ada konfirmasi resmi dari dinas terkait.

Media ini membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *