Sorottajam.my.id, SAMBAS – Kondisi terkini SDN 7 Sijang di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, menjadi sorotan setelah sejumlah bagian bangunan sekolah terlihat rusak dan memprihatinkan. Di tengah puing bangunan, debu, serta fasilitas yang tidak lagi layak, para siswa tetap berusaha menjalani aktivitas belajar demi mengejar cita-cita mereka.
Ruang kelas yang sebelumnya menjadi tempat lahirnya semangat belajar anak-anak, kini tampak jauh dari kondisi ideal. Meja dan kursi terlihat berserakan, sementara beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar.
Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan masyarakat, terutama terkait pentingnya perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan di wilayah pedesaan. Sebab, sekolah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat tumbuhnya generasi masa depan bangsa.
Di tengah keterbatasan itu, para siswa SDN 7 Sijang tetap datang ke sekolah dengan harapan sederhana: bisa belajar dengan aman, nyaman, dan memperoleh pendidikan yang layak seperti anak-anak di daerah lainnya.
Situasi ini dinilai menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sambas. Infrastruktur sekolah yang rusak dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas belajar siswa serta menurunkan semangat belajar jika tidak segera mendapat penanganan.
Masyarakat berharap kondisi SDN 7 Sijang segera mendapat perhatian dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi pendidikan, agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik.
Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi tanpa terkecuali. Karena itu, perbaikan fasilitas sekolah menjadi hal penting demi mendukung masa depan generasi penerus bangsa.
Harapan besar kini tertuju pada adanya langkah nyata dan solusi cepat agar anak-anak SDN 7 Sijang dapat kembali belajar di lingkungan yang aman, layak, dan penuh semangat. Media ini membuka ruang hak jawab sesuai dengan undang – undang pers.









