SAMBAS – Ratusan warga Kabupaten Sambas memadati halaman Istana Alwatzikhoebillah pada Minggu pagi untuk melaksanakan Sholat Istisqa, yakni salat sunnah yang dilakukan umat Islam sebagai ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan di tengah musim kemarau yang melanda wilayah tersebut.
Pelaksanaan Sholat Istisqa berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Jamaah yang terdiri dari masyarakat umum, tokoh agama, aparatur pemerintah, hingga unsur TNI dan Polri tampak mengikuti rangkaian ibadah sejak awal hingga selesai.
Dalam khutbahnya, khatib mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, serta melakukan introspeksi diri. Menurutnya, hujan merupakan rahmat dan karunia Allah SWT yang diberikan kepada hamba-Nya, sehingga setiap muslim dianjurkan untuk memohon dengan penuh kerendahan hati.
“Kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menyuburkan tanah, serta mengatasi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat,” ujar khatib di hadapan jamaah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar bersama menyikapi kondisi cuaca yang dalam beberapa pekan terakhir didominasi musim kemarau. Selain menyebabkan berkurangnya ketersediaan air di sejumlah wilayah, cuaca panas berkepanjangan juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Usai pelaksanaan salat, jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Sambas dan wilayah sekitarnya segera mendapatkan curahan hujan yang cukup, sehingga aktivitas pertanian, perkebunan, dan kebutuhan air masyarakat dapat kembali normal.
Suasana kebersamaan dan kekhusyukan tampak mewarnai pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut. Masyarakat berharap doa yang dipanjatkan secara berjamaah dapat menjadi wasilah turunnya hujan dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Sambas.
(Redaksi)








