Beranda / Uncategorized / Diduga Ada Kejanggalan pada Papan Proyek dan Penggunaan Material, Proyek Jalan Kebun Sawit Rp4,7 Miliar di Paloh Disorot

Diduga Ada Kejanggalan pada Papan Proyek dan Penggunaan Material, Proyek Jalan Kebun Sawit Rp4,7 Miliar di Paloh Disorot

Sorottajam.my.id, SAMBAS – Proyek peningkatan jalan kebun kelapa sawit di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, dengan nilai kontrak sebesar Rp4.764.410.458 kembali menjadi sorotan publik. Selain kondisi pekerjaan di lapangan yang menuai pertanyaan, papan informasi proyek juga memunculkan dugaan kejanggalan yang dinilai perlu mendapat penjelasan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait.

Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh tim media, pada papan proyek tercantum pekerjaan Peningkatan Jalan Kebun Kelapa Sawit Desa Nibung Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas yang dilaksanakan oleh Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Palm Agro Jaya, dengan sumber dana dari BPDPKS dan pengawasan oleh Sucofindo.

Namun, perhatian publik tertuju pada kolom waktu pelaksanaan. Pada bagian tersebut tertulis 1.460 hari kalender (4 tahun). Tulisan angka dan keterangan waktu tersebut tampak berbeda dengan informasi lainnya yang tercetak pada papan proyek.

Tulisan tersebut terkesan ditambahkan menggunakan tinta atau pulpen dan bukan hasil cetakan permanen sebagaimana lazim ditemukan pada papan informasi proyek. Selain itu, pada area yang sama terlihat adanya dugaan bekas penghapusan atau koreksi tulisan sebelumnya.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai apakah pernah terjadi perubahan data terkait masa pelaksanaan proyek, kapan perubahan itu dilakukan, serta apakah perubahan tersebut telah melalui prosedur administrasi yang sesuai.

Tidak hanya soal administrasi, kondisi fisik pekerjaan juga menjadi perhatian. Dari dokumentasi lapangan, badan jalan terlihat didominasi material berwarna terang yang menyerupai pasir lokal. Dugaan penggunaan material pasir setempat tersebut sebelumnya juga pernah menjadi sorotan dalam pemberitaan media lain yang mempertanyakan kesesuaian material dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Apabila benar material yang digunakan berasal dari lokasi sekitar pekerjaan, publik menilai perlu ada penjelasan terbuka mengenai hasil uji mutu material, sumber material, serta dasar teknis penggunaannya. Sebab, kualitas material menjadi faktor penting yang menentukan umur layanan dan ketahanan jalan, terlebih proyek ini bernilai miliaran rupiah dan diperuntukkan mendukung akses ekonomi petani sawit.

 

Masyarakat juga berharap pihak pelaksana, konsultan supervisi, serta pihak pemberi dana dapat melakukan klarifikasi agar tidak muncul asumsi liar mengenai pelaksanaan proyek tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pelaksana proyek, konsultan supervisi, maupun pihak terkait lainnya mengenai dugaan perubahan pada kolom waktu pelaksanaan serta penggunaan material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan pemberitaan cektaindonesia.com. Media membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *