Beranda / Uncategorized / Dokumentasi Pekerjaan P3-TGAI Desa Parit Kongsi Kembali Disorot, Koordinator Akui Titik Pekerjaan yang Ditunjukkan Media

Dokumentasi Pekerjaan P3-TGAI Desa Parit Kongsi Kembali Disorot, Koordinator Akui Titik Pekerjaan yang Ditunjukkan Media

SAMBAS — Persoalan dokumentasi dalam pemberitaan terkait pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Parit Kongsi, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, kembali menjadi sorotan.

Sebelumnya, dokumentasi pekerjaan yang ditayangkan dalam pemberitaan beberapa hari lalu dipersoalkan oleh sejumlah pihak. Tiga orang datang menemui awak media untuk memberikan penjelasan terkait lokasi pekerjaan yang ditampilkan dalam dokumentasi tersebut.

Dalam penjelasannya, mereka menyebut bahwa foto yang digunakan dalam pemberitaan sebelumnya bukan merupakan titik pekerjaan Kelompok Tani Mandiri di Desa Parit Kongsi. Mereka menyampaikan bahwa telah terjadi kesalahan titik saat pengambilan dokumentasi.

Namun, setelah awak media menunjukkan secara langsung lokasi dan kondisi pekerjaan yang dimaksud, salah satu dari ketiga orang tersebut yang diduga sebagai koordinator kegiatan P3-TGAI, berinisial A, kemudian mengakui bahwa lokasi yang ditunjukkan merupakan bagian dari kegiatan P3-TGAI di Desa Parit Kongsi.

Keterangan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai kondisi dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, ditemukan sejumlah bagian beton yang mengalami keretakan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pekerjaan perlu mendapat pemeriksaan teknis lebih lanjut, terutama berkaitan dengan kualitas campuran beton, ukuran serta pemasangan tulangan pembesian, dan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Selain itu, muncul informasi bahwa kegiatan tersebut diduga berkaitan dengan aspirasi salah satu partai politik. Namun, informasi mengenai keterkaitan tersebut masih memerlukan konfirmasi dan pembuktian dari pihak-pihak yang berwenang.

Awak media juga memperoleh informasi bahwa pihak dinas terkait telah melakukan pengecekan terhadap pekerjaan P3-TGAI di Desa Parit Kongsi.

Karena itu, publik berharap dinas terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai hasil pemeriksaan tersebut. Apakah pekerjaan yang dilaksanakan telah memenuhi spesifikasi teknis, baik dari sisi mutu beton, pembesian, dimensi pekerjaan maupun ketentuan teknis lainnya.

Jika nantinya berdasarkan hasil pemeriksaan resmi dan uji teknis ditemukan adanya pekerjaan yang tidak memenuhi spesifikasi, diharapkan pihak terkait dapat mengambil langkah sesuai ketentuan, termasuk melakukan perbaikan atau membongkar dan membangun kembali bagian pekerjaan yang dinyatakan tidak memenuhi standar.

Pentingnya pemeriksaan teknis menjadi hal utama agar penilaian terhadap kualitas pekerjaan tidak hanya berdasarkan pengamatan visual maupun informasi dari pihak tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan P3-TGAI di Desa Parit Kongsi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan teknis resmi serta klarifikasi dari dinas terkait dan pihak pelaksana kegiatan.

Dikutip dari Sorot Fokus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *