Sorottajam.my.id, SAMBAS – Jalan lingkungan di Dusun Sepandan, Desa Sepadu, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas yang baru dibangun melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas mulai menunjukkan kerusakan. Retakan terlihat membentang di badan jalan meski proyek tersebut masih tergolong baru.
Berdasarkan pantauan di lokasi, retakan tampak melintang pada permukaan jalan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari warga terkait kualitas pelaksanaan pekerjaan, mengingat usia jalan belum lama sejak selesai dikerjakan.
Mengacu pada papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Peningkatan Jalan Lingkungan Dusun Sepandan, Desa Sepadu, dengan nilai kontrak Rp86.109.000 yang bersumber dari DAU APBD Tahun Anggaran 2025. Proyek dilaksanakan oleh CV Usaha Prima Abadi dengan waktu pelaksanaan selama 40 hari kalender.
Sejumlah warga berharap pihak terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa penyebab munculnya retakan tersebut. Menurut mereka, jika kerusakan dibiarkan, dikhawatirkan akan semakin parah dan mengurangi umur layanan jalan.
Tim media juga menilai perlu dilakukan evaluasi terhadap mutu pekerjaan.
Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya meminta klarifikasi kepada Dinas Perkim LH Kabupaten Sambas maupun pihak pelaksana pekerjaan terkait penyebab retaknya jalan tersebut serta langkah perbaikan yang akan dilakukan. Prinsip keberimbangan akan tetap dijunjung dengan memuat penjelasan resmi apabila telah diterima.









