Beranda / Uncategorized / Kurang dari Sebulan, Plank Proyek Rehabilitasi Saluran di Teluk Keramat Sudah Hilang dari Lokasi, Ada Apa?

Kurang dari Sebulan, Plank Proyek Rehabilitasi Saluran di Teluk Keramat Sudah Hilang dari Lokasi, Ada Apa?

Sorottajam.my.id, SAMBAS – Keberadaan papan informasi (plank) proyek merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan pemerintah sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Namun, kondisi berbeda ditemukan pada proyek rehabilitasi saluran di Dusun Mengkayar, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

Berdasarkan pantauan tim media di lokasi, papan informasi proyek yang sebelumnya terpasang kini sudah tidak terlihat lagi. Padahal, berdasarkan dokumentasi yang dimiliki tim media, plank proyek tersebut masih terpasang saat pekerjaan dimulai. Selang waktu kurang dari satu bulan, papan proyek tersebut telah hilang dari lokasi.

Hingga kini belum diketahui penyebab plank proyek tersebut dicabut atau dipindahkan. Belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas mengenai alasan tidak adanya lagi papan informasi proyek di lokasi.

Dari dokumentasi awal, proyek tersebut merupakan Rehabilitasi Saluran Dusun Mengkayar, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Teluk Keramat, dengan nilai kontrak sebesar Rp74.166.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV. Karya Abadi dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Sementara itu, kondisi di sekitar saluran masih terlihat terdapat endapan lumpur dan tumpukan sampah. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga yang berharap pekerjaan rehabilitasi benar-benar mampu memperlancar aliran air dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Hilangnya plank proyek juga memunculkan pertanyaan dari masyarakat. Sebab, papan informasi proyek berfungsi memberikan informasi kepada publik mengenai identitas pekerjaan, nilai anggaran, sumber dana, pelaksana, hingga jangka waktu pelaksanaan. Keberadaannya menjadi salah satu bentuk transparansi dalam penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya meminta konfirmasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Sambas maupun pihak pelaksana proyek terkait alasan plank proyek sudah tidak lagi berada di lokasi, serta perkembangan pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi saluran tersebut. Apabila telah diperoleh penjelasan resmi, berita ini akan diperbarui sesuai dengan keterangan dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *